Sebelum memeriksa masalah yang terjadi
pada printer anda, pastikan driver printer telah terinstall dengan benar
pada komputer/laptop. Jika belum silahkan download drivernya di situs
resmi printer canon atau secara gratis di blog ini. Biasanya masalah
yang terjadi pada printer Canon ketika error atau bermasalah di tandai
lampu alarm berkedip dan tidak dapat di gunakan print dokumen. Masalah
ini pernah di ulas lughot dengan detail di artikel sebelumnya tentang Cara Memperbaiki Error 5B00 Printer Canon IP2770 dan artikel ini sekedar mengulangi atas request sobat yang mengalami masalah dengan printernya.
Untuk cara reset manual Printer Canon IP2770 yang error sebagai berikut:
Jika reset manual diatas belum juga berhasil, coba lakukan dengan memakai software resetter Printer Canon IP2770
Untuk cara reset manual Printer Canon IP2770 yang error sebagai berikut:
- Pastikan printer keadaan posisi mati akan tetapi kabel sambungan power masih tetap tersambung
- Selanjutnya tekan lalu tahan tombol Resume sekitar 2 sampai dengan 3 detik,lalu tekan juga tombol power tunggu sampai menyala lampu hijau nya.
- Terus itu secara berlahan lepas tombol resume tetapi tetap tahan tombol power lalu tekan kembali tombol resume sebanyak lima kali dengan posisi 1 kali detakkan jantung/ 1 kali tekan tombol Resume
- Lalu lepaskan tombol secara bersamaan setelah 5 kali tekan terkahir itu,tunggu kedua lampu led berkedip sampai lampu hijau menyala normal. Biasanya sampai langkah ini printer sudah bisa dipakai kembali.
Jika reset manual diatas belum juga berhasil, coba lakukan dengan memakai software resetter Printer Canon IP2770
- Download terlebih dahulu software nya secara gratis di blog ini. Jangan lupa ekstrak file resetter tersebut di computer. Sambungkan kabel USB ke komputer dan kabel power ke aliran listrik di Printer.
- Masukan kertas ke printer untuk tes print saat maintenance memakai resetter.
- Setelah itu buka program resetter Ip2770 yang sudah di ekstrak tadi untuk di jalankan.
- Arahkan kursor mouse dengan klik tulisan "MAIN" tunggu proses print di kertas selesai.
- Selanjutnya klik EEPROM CLEAR di sana ada tulisan EEPROM tunggu sampai proses print maintenance selesai.
- Selanjutnya langkah terakhir matikan printer dengan cara mematikan lewat tombol POWER dan nyalakan kembali.
Hari ini galery komputer akan berbagi ilmu,oke langsung kita mulai
Kebanyakan orang membangun sebuah server pada jaringan komputer menggunakan sistem operasi linux,seperti debian,slackware,ubuntu,dan lain-lain.Selain distro linux yang saya sebutkan di atas,kita bisa juga membangun sebuah server pada jaringan komputer menggunakan windows,seperti windows 2003 server,windows 2008 server.Beda dengan windows yang sistem operasinya berbasis GUI (Graphic user interface),linux memiliki dua pilihan,yaitu berbasis GUI dan berbasis TEXT.Disini saya akan menjelaskan cara dasar menginstall OS linux yaitu open Suse 11.3 .
20. Setelah pc reboot,maka sudah selesai lah proses installasi linuk open Suse 11.3 pada pc anda,anda bisa langsung login.
Kebanyakan orang membangun sebuah server pada jaringan komputer menggunakan sistem operasi linux,seperti debian,slackware,ubuntu,dan lain-lain.Selain distro linux yang saya sebutkan di atas,kita bisa juga membangun sebuah server pada jaringan komputer menggunakan windows,seperti windows 2003 server,windows 2008 server.Beda dengan windows yang sistem operasinya berbasis GUI (Graphic user interface),linux memiliki dua pilihan,yaitu berbasis GUI dan berbasis TEXT.Disini saya akan menjelaskan cara dasar menginstall OS linux yaitu open Suse 11.3 .
Langsung saja kita mulai,
1. Masukkan dahulu cd/dvd installasi linux anda,setelah itu reboot komputer dan pilih boot melalui cd atau dvd.
2. Setelah muncul pesan Welcome,langsung saja kita pilih installation untuk langsung menginstall
3. Lalu akan muncul jendela selanjutnya,yaitu jendela dimana kita harus
memilih bahasa dan keyboard layout,jika sudah pilih next atau tinggal
tekan alt+n.
4. Pada jendela ini kita harus memilih modus penginstallan ,disini saya memilih new installation ,karena pada sebelumnya saya belum pernah menginstall suse pada komputer saya.jika sudah pilih next.
5. Berikutnya akan muncul jendela clock and time zone ,disini
kita harus memilih zona waktu pada daerah diman kita tinggal
sekarang,maka akan tampil seperti gambar berikut,jika sudah pilih next.
6. Pada jendela ini kita harus memilih desktop yang akan kita gunakan pada linux kita nantinya,disini saya memilih text mode ,
yaitu pada pilihan other.Saya memilih text mode,karena menurut saya
dengan menggunakan modus text atau berbasis teks lebih mudah untuk
digunakan dalam konfigurasi dari pada dalam modus desktop.jika sudah
pilih next.
7. Selanjutnya adalah suggested partitioning,pada
bagian ini kita diharuskan memilih apakah membuat partisi baru atau
mengedit partisi yang sudah ada,pilih salah satu lalu next.
8. Jendela berikutnya adalah expert partitioning,
disini akan terlihat partisi-partisi dalam harddisk pada PC kita.Jika
partisi untuk linux anda belum dibuat,seperti pada gambar,silahkan pilih
add partition,
9. Pertama kita buat dahulu partisi untuk swap, pilih primary lalu next,
10. Karena kita membuat partisi swap terlebih dahulu,jadi anda
sebelumnya juga harus tahu berapa memory (RAM) pada pc anda,karena besar
partisi untuk swap adalah dua kali lipat dari besar RAM,disini saya
contohkan 1Gb,yang berarti RAM saya adalah 512Mb.Jika sudah pilih next.
11. Pilih file system,untuk swap pilih file system swap.jika sudah pilih finish.
12.Setelah itu maka akan muncul seperti pada gambar berikut.Selanjutnya kita buat partisi untuk data kita,pilih lagi add partition,
13. Masukkan jumlah besar partisi yang akan anda buat untuk data anda.Jika sudah pilih next.
14. Selanjutnya ,pilih file system untuk partisi data anda tadi,pilih saja ext4 seperti pada gambar berikut.Jika sudah pilih finish.
15. Maka akan tampil partisi yang telah kita buat tadi.lihat gambar,jika sudah pilih Accept.
16. Pada jendela berikutnya,anda diharuskan mengisi form nuntuk membuat
user pada linux anda.Seperti pada gambar,anda diharuskan memasukkan nama
dan password agar dapat login kedalam user yang sedang anda buat.Jika
sudah pilih next.
17. Selanjutnya adalah installation setting,disini
anda bisa melihat dan merubah apa apa saja yang telah anda masukkan
atau anda setting pada sebelumnya,dan bila menurut anda masih ada yang
belum benar,anda bisa langsung merubahnya dengan cara langsung saja klik
kategori pada bagian yang ingin anda rubah ,jika tidak ada langsung
pilih install.
18. Akan muncul pesan untuk mengkonfirmasi penginstallan ,langsung saja pilih install atau klik alt+i.
19. Tunggu beberapa menit .
Distro disini maksudnya bukan toko penjual baju atau kaos. Distro Linux
(distribusi Linux) adalah sebutan untuk semua sistem operasi yang
menggunakan karnel Linux. Ada banyak sekali distro-distro Linux. Ada
yang gratis namun ada pula yang berbayar seperti redhat, open suse dan
lain-lain.
Beberapa dari distro-distro Linux memiliki keturunan atau varian-variannya sendiri-sendiri. Contohnya adalah Ubuntu yang merupakan distro yang masih keturunan dari distro Debian. Selain Ubuntu, Debian juga menurunkan beberapa distro turunan lainnya seperti knopixx, xandros, DreamLinux, elive dan lain-lain. Berikut ini adalah 10 distro linux terpopuler hingga saat ini.
Ubuntu
Ubuntu merupakan distro Linux yang paling populer diantara distro-distro lainnya. Sifatnya yang stabil serta user friendly membuatnya sangat diminati oleh publik. Ubuntu juga merupakan distro Linux yang paling cocok bagi pengguna awam yang baru belajar menggunakan Linux, karena memang distro inilah yang paling gampang pengoperasiannya. Dukungan komunitas yang besar membuat anda tidak akan pernah kehabisan tempat untuk bertanya.
Opensuse
Opensuse pertama kali dipublikasikan pada tahun 1992 oleh 4 orang maniak Linux berkebangsaan jerman. Project mereka diberikan nama SUSE yang merupakan kepanjangan dari (Software und System Entwicklung). Edisi yang tersedia saat ini adalah openSuse dan Suse Linux Enterprise.
Fedora
Fedora pertama kali dirilis pada tahun 1995, dikembangkan oleh 2 orang yang bernama Bob Young dan Marc Ewing dibawah nama perusahaan Red Hat Linux. Walaupun dirilis sudah sejak lama namun fedora baru mulai populer pada tahun 2004. Edisi yang tersedia dari distro ini adalah fedora dan Red Hat enterprise.
Debian
Debian GNU Linux pertama kali di publikasikan 1993. Pembuatnya adalah Ian Murdock. Debian GNU Linux merupakan sebuah project non-komersil yang dikembangkan secara bersama-sama oleh ratusan programmer diwaktu senggang mereka. Debian tumbuh menjadi distro yang besar dan populer, memiliki komunitas yang besar, serta menelurkan berbagai macam distro-distro turunan.
Mandriva
Mandriva linux pertama kali diluncurkan pada tahun 1998 oleh Gael Duval dibawah nama Mandrake Linux. Pada awalnya mandriva merupakan hasil olahan dari Red Hat dengan berbagai sentuhan tambahan, namun lambat laun mandriva memiliki fungsi-fungsi sendiri yang membuatnya lebih user friendly.
LinuxMint
LinuxMint yang merupakan distro berbasis ubuntu, pertama kali diluncurkan pada tahun 2006 oleh seorang kelahiran perancis yang bernama Clement Lefebvre.
PclinuxOS
Pertama kali diluncurkan pada tahun 2005 oleh Bill Reynolds atau lebih dikenal dengan julukan "texstar". Sebelum Bill Reynolds menciptakan PclinuxOS, ternyata texstar adalah salah satu developer yang cukup terkenal dari Mandrake Linux. Edisi yang tersedia adalah MiniMe, Junior and BigDaddy.
Slackware
Distro yang diciptakan oleh Patrick Volkerding pada tahun 1992 ini, merupakan salah satu distro Linux lawas yang berhasil bertahan hingga kini dan bahkan menjadi salah satu distro yang paling populer.
Gentoo Linux
Gento disusun pada tahun 2000 oleh Daniel Robbins. Ide dasar dari distro ini adalah mengizinkan user untuk meng-compile sendiri source code dari Linux ataupun aplikasi program ke sistem milik mereka. Sebenarnya distro yang satu ini diperuntukkan bagi user-user level lanjut dengan jam terbang yang sudah tinggi.
Centos
Centos pertama kali dipublikasikan pada tahun 2003. Centos merupakan hasil re-build source code RedHat Enterprise Linux oleh sebuah komunitas. Tujuan distro ini adalah untuk menciptakan sebuah distro yang menyediakan update secara cepat.
Dan masih banyak lagi distro-distro yang lainnya seperti Sabily yang diperuntukkan bagi user muslim dan distro-distro lokal seperti Garuda OS.
Beberapa dari distro-distro Linux memiliki keturunan atau varian-variannya sendiri-sendiri. Contohnya adalah Ubuntu yang merupakan distro yang masih keturunan dari distro Debian. Selain Ubuntu, Debian juga menurunkan beberapa distro turunan lainnya seperti knopixx, xandros, DreamLinux, elive dan lain-lain. Berikut ini adalah 10 distro linux terpopuler hingga saat ini.
Ubuntu
Ubuntu merupakan distro Linux yang paling populer diantara distro-distro lainnya. Sifatnya yang stabil serta user friendly membuatnya sangat diminati oleh publik. Ubuntu juga merupakan distro Linux yang paling cocok bagi pengguna awam yang baru belajar menggunakan Linux, karena memang distro inilah yang paling gampang pengoperasiannya. Dukungan komunitas yang besar membuat anda tidak akan pernah kehabisan tempat untuk bertanya.
Opensuse
Opensuse pertama kali dipublikasikan pada tahun 1992 oleh 4 orang maniak Linux berkebangsaan jerman. Project mereka diberikan nama SUSE yang merupakan kepanjangan dari (Software und System Entwicklung). Edisi yang tersedia saat ini adalah openSuse dan Suse Linux Enterprise.
Fedora
Fedora pertama kali dirilis pada tahun 1995, dikembangkan oleh 2 orang yang bernama Bob Young dan Marc Ewing dibawah nama perusahaan Red Hat Linux. Walaupun dirilis sudah sejak lama namun fedora baru mulai populer pada tahun 2004. Edisi yang tersedia dari distro ini adalah fedora dan Red Hat enterprise.
Debian
Debian GNU Linux pertama kali di publikasikan 1993. Pembuatnya adalah Ian Murdock. Debian GNU Linux merupakan sebuah project non-komersil yang dikembangkan secara bersama-sama oleh ratusan programmer diwaktu senggang mereka. Debian tumbuh menjadi distro yang besar dan populer, memiliki komunitas yang besar, serta menelurkan berbagai macam distro-distro turunan.
Mandriva
Mandriva linux pertama kali diluncurkan pada tahun 1998 oleh Gael Duval dibawah nama Mandrake Linux. Pada awalnya mandriva merupakan hasil olahan dari Red Hat dengan berbagai sentuhan tambahan, namun lambat laun mandriva memiliki fungsi-fungsi sendiri yang membuatnya lebih user friendly.
LinuxMint
LinuxMint yang merupakan distro berbasis ubuntu, pertama kali diluncurkan pada tahun 2006 oleh seorang kelahiran perancis yang bernama Clement Lefebvre.
PclinuxOS
Pertama kali diluncurkan pada tahun 2005 oleh Bill Reynolds atau lebih dikenal dengan julukan "texstar". Sebelum Bill Reynolds menciptakan PclinuxOS, ternyata texstar adalah salah satu developer yang cukup terkenal dari Mandrake Linux. Edisi yang tersedia adalah MiniMe, Junior and BigDaddy.
Slackware
Distro yang diciptakan oleh Patrick Volkerding pada tahun 1992 ini, merupakan salah satu distro Linux lawas yang berhasil bertahan hingga kini dan bahkan menjadi salah satu distro yang paling populer.
Gentoo Linux
Gento disusun pada tahun 2000 oleh Daniel Robbins. Ide dasar dari distro ini adalah mengizinkan user untuk meng-compile sendiri source code dari Linux ataupun aplikasi program ke sistem milik mereka. Sebenarnya distro yang satu ini diperuntukkan bagi user-user level lanjut dengan jam terbang yang sudah tinggi.
Centos
Centos pertama kali dipublikasikan pada tahun 2003. Centos merupakan hasil re-build source code RedHat Enterprise Linux oleh sebuah komunitas. Tujuan distro ini adalah untuk menciptakan sebuah distro yang menyediakan update secara cepat.
Dan masih banyak lagi distro-distro yang lainnya seperti Sabily yang diperuntukkan bagi user muslim dan distro-distro lokal seperti Garuda OS.

Apa sich Sistem POST pada BIOS tuuuuch…????
Saat komputer dihidupkan, BIOS melakukan POST (power-on self test). POST diperlukan untuk memastikan sistem berfungsi sebagaimana mestinya dan juga mencari informasi hardware apa saja yang ada pada komputer. Saat BIOS mendeteksi ada masalah saat POST, BIOS akan mengirimkan pesan kesalahan (error messages).
Pada beberapa kasus, masalah tersebut dapat di deteksi lebih awal sehingga BIOS tidak dapat mengakses video card dan tidak dapat menampilkan pesan kesalahan tersebut. Jika seperti ini yang terjadi, BIOS akan mengeluarkan suara `bip’ yang memiliki pola tertentu yang sesuai dengan kesalahan yang diidentifikasinya.
Suara `bip’ tunggal saat proses booting setelah tampilnya pesan startup pada monitor adalah normal dan tidak ada kegagalan. `Bip’ yang dimaksud disini adalah yang dihasilkan pada saat prosedur POST belum selesai dan belum ada informasi apapun yang ditampilkan pada layar. Kode `Bip’ BIOS ini bergantung tipe dan BIOS yang Anda miliki. Yang populer adalah AMI dan Award BIOS. Oleh karena itu, tulisan ini hanya membahas kedua tipe BIOS tersebut
.AMI BIOS
· 1 X suara BIP
Kegagalan refresh DRAM. Sistem mempunyai masalah mengakses memori untuk merefreshnya.
· 2 X suara BIP
Kegagalan rangkain parity. Pada data yang ditransmisikan dalam komputer, biasanya ditambahkan parity bit yang berfungsi untuk mendeteksi dan koreksi error. Pekerjaan ini dilakukan rangkaian parity yang terdapat dalam komputer. Hal ini kemungkinan disebabkan adanya masalah pada memori atau motherboard.
· 3 X suara BIP
Kegagalan base memori 64K. Base memori 64K adalah 64 KB memori yang pertama pada RAM. Kegagalan ini bisa disebabkan slot memori yang dikelompokkan dalam modul yang memiliki chip rusak.
· 4 X suara BIP
Kegagalan system timer. Kemungkinan terdapat kesalahan pada satu atau lebih timer yang digunakan untuk mengontrol fungsi-fungsi pada motherboard.
· 5 X suara BIP
Kegagalan prosesor. Dapat disebabkan panas berlebih, atau karena prosesor tidak terpasang benar ke dalam socketnya.
· 6 X suara BIP
Kegagalan keyboard controller/gate A20. Keyboard controller adalah chip pada motherboard yang mengedalikan keyboard Anda.
· 7 X suara BIP
Kesalahan prosesor.
· 8 X suara BIP Kesalahan baca/tulis memory display.
· 9 X suara BIP
Kerusakan BIOS.
· 10 X suara BIP
Kesalahan CMOS.
· 11 X suara BIP
Kerusakan cache memori.
AWARD BIOS
Award lebih menyukai pesan lewat monitor. Tapi ada saatnya video card tidak berfungsi dan pesan ditampilkan menggunakan kode bip tersebut. Oleh karena itu, kode bip pada BIOS tipe ini lebih sedikit. Kode bip pada BIOS ini juga seperti tanda morse, mengkombinasikan bip panjang dan pendek.
· 1 bip panjang
Masalah pada memori. Kemungkinannya adalah memori tidak terpasang benar, atau juga chip memori rusak. Bisa juga berhubungan dengan kerusakan motherboard.
· 1 bip panjang, 2 bip pendek
Kesalahan sistem video. BIOS tidak dapat mengakses sistem video untuk menuliskan pesan error ke layar. Ada beberapa kemungkinan, antara lain video card dipasang pada sistem yang sudah ada video card on-board, atau menggunakan IRQ yang sudah terpakai untuk video card tersebut sehingga terjadi konflik. Kemungkinan lain, video card tidak terpasang dengan baik.
· 1 bip panjang, 3 bip pendek
Sama seperti di atas, ada kesalahan pada video. BIOS tidak dapat mengakses sistem video untuk menampilkan pesan kesalahan ke layar.
· Suara bip sambung menyambung, dapat disebabkan memori atau video card.
Ada beberapa pedoman umum yang dapat digunakan untuk setiap BIOS. Pedoman umum ini hanya dapat digunakan untuk kesalahan yang terdeteksi sebelum dan saat Power On Self Test (POST). Kita sudah mengenal prosedur yang dilakukan komputer saat mulai dihidupkan, dan ini akan sangat membantu dalam mendiagnosa masalah yang ada.
Pertama kali saat komputer dinyalakan, power supply akan mengirimkan daya ke semua komponen. Bila pada saat dinyalakan tidak ada reaksi apapun, maka periksalah power supply internal yang terletak pada komputer Anda. Untuk mengetesnya, kita bisa menggunakan LED (Light Emiting Diode) dan kemudian pasang pada POWER LED connector. Jika nyala, berarti power supply masih bagus.
Kemudian, jika semua komponen sudah mendapat daya yang cukup, prosesor akan bekerja mencari intruksi. Ia akan mencari intruksi ini pada ROM BIOS. Untuk prosesor, kemungkinannya adalah panas yang berlebih akibat overclock atau posisi tidak sempurna. Untuk BIOS, kemungkinannya kecil bahwa letak chip BIOS tidak sempurna.
Cek BIOS dapat dilakukan pada komputer lain. Beberapa virus sudah dapat merusak program BIOS. Jika POST mau berlanjut tapi tidak selesai, kemungkinan besar masalah ada pada motherboard. Untuk yang ini, ada beberapa langkah yang harus dilakukan :
· Jika PC tidak mau booting sama sekali, pastikan komponen minim sudah terpasang, yaitu prosesor, memori terisi dengan tepat, video card, dan sebuah drive, dan pastikan semua komponen ini terpasang dengan benar. Komponen yang tersolder tidak boleh ada yang hilang.
· Lepaskan komponen-komponen yang tidak wajib, seperti ekspansi card, periferal eksternal seperti printer, scanner dan lain-lain, karena pemasangan yang tidak benar dapat menyebabkan I/O error. Kemudian hidupkan sistem, dan coba pasang satu-persatu card tersebut untuk mengujinya.
· Cek ulang setting jumper pada motherboard. Pastikan tipe prosesor, bus speed, multiplier, dan jumper tegangan. Dan pastikan juga jumper BIOS berada pada posisi semestinya.
· Ubah setting BIOS ke setting default untuk memastikan masalah tidak terletak pada setting BIOS yang berlebihan. Contohnya dengan menurunkan read/write access time memori dan hard disk. Cek semua koneksi kabel pada motherboard sudah benar. Cek apakah ada komponen yang mengalami panas berlebih. Jika ada, ubah setting BIOS dan setting yang lebih rendah.
Tanpa basa-basi lagi, berikut saya uraikan proses instalasi Sistem
Operasi Linux Debian Etch dengan menggunakan mode text. Gambar dibawah
merupakan tampilan awal instalasi Debian Etch dengan menggunakan kernel
2.6.18-4. Pada mode tampilan ini, ada dua cara penginstalan yang dapat
kita pilih, penginstalan dengan menggunakan basis text atau dengan
menggunakan basis Graphical User Interface (GUI). Dalam implementasi ini
saya menggunakan basis text dengan menggunakan bahasa Indonesia sebagai
bahasa dalam proses instalasi Debian Etch. Tekan Enter untuk memulai
instalasi.

Gambar : Tampilan Awal Instalasi Sistem Operasi Linux Debian Etch
Setelah memilih model penginstalan text, selanjutnya pemilihan bahasa yang digunakan selama proses penginstalan sistem operasi Debian Etch.

Gambar : Pemilihan Bahasa Untuk Proses Instalasi Awal
Setelah memilih bahasa yang akan digunakan selama proses penginstalan sistem operasi, selanjutnya menu pemilihan layout tombol keyboard yang akan digunakan pada sistem yang akan dipasang sistem operasi Linux Debian Etch.

Gambar : Pemilihan Layout Keyboard Yang Digunakan
Setelah selesai memilih layout tombol keyboard, langkah selanjutnya adalah memasukkan nama yang digunakan sebagai host untuk sistem yang akan dipasang. Dalam hal ini nama host yang diberi adalah admin.

Gambar : Pengisian Nama Host Pada Menu Konfigurasi Jaringan
Langkah selanjutnya adalah konfigurasi jaringan yang mana kita di minta untuk mengisikan nama domain yang akan digunakan pada sistem yang akan dipasang. Dalam hal ini domain yang digunakan adalah domain yang sesuai dengan nama domain yang anda punya. Adapun domain yang saya gunakan adalah ict-smklabor.org.

Gambar : Pengisian Nama Domain Pada Menu Konfigurasi Jaringan
Pada
langkah selanjutnya, masuk kepada menu partisi hard disk. Pada menu ini
kita akan diberikan beberapa pilihan bagaimana metode mempartisi hard
disk yang ada pada perangkat sistem. Dalam hal ini metode yang digunakan
dalam pemartisian adalah metode terpandu – gunakan seluruh harddisk.

Gambar : Metode Pemartisian Pada Menu Partisi Hard Disk
Sedangkan pada menu instalasi dibawah ini kita diminta untuk menentukan pola dari pembagian partisi hard disk.

Gambar : Pola Partisi Hardisk
Langkah selanjutnya adalah memilih zona waktu yang akan diterapkan pada sistem.
Gambar : Konfigurasi Zona Waktu
Setelah memilih zona waktu yang kita gunakan. Langkah selanjutnya adalah memberikan kata sandi untuk pengguna (superuser) yang tertinggi yaitu root.
Gambar : Menata Pengguna dan Kata Sandi
Langkah selanjutnya adalah pengisian nama lengkap dari pengguna baru. Hal ini ditujukan pada saat mengirim e-mail ataupun program lain yang akan menampilkan nama lengkap dari pengguna sistem.

Gambar : Nama Lengkap Pengguna Baru
Setelah memberikan nama lengkap yang akan digunakan untuk pengguna baru, langkah selanjutnya adalah proses pembuatan nama pengguna baru, dalam hal ini adalah user biasa dengan nama user ict-labor.
Gambar : Membuat Nama Akun Sebagai Pengguna Biasa
Langkah selanjutnya adalah memasukkan kata sandi yang akan digunakan untuk nama pengguna yang baru saja kita buat.
Gambar : Pengisian Kata Sandi Untuk Pengguna Biasa
Setelah menata pengguna dan kata sandi sebagai akses keamanan, langkah selanjutnya kita diberikan dua buah pilihan untuk memilih metode pembaharuan (update) data. Yang pertama dengan menggunakan sumber-sumber data yang ada pada CD bawaan dari distronya dan satu lagi dapat kita unduh dari sumber-sumber data yang ada di website penyedia sumber-sumber data tersebut. Dalam hal ini kita memilih menggunakan sumber-sumber data yang ada pada CD instalasi yang kita gunakan, karena untuk CD Linux Debian Etch sudah tersedia langsung CD updatenya.
Gambar : Konfigurasi Pengelola Paket
Pada tampilan berikut ini, kita ditawarkan untuk dapat berpartisipasi dalam pengembangan piranti lunak yang sedang kita gunakan. Jika ingin memilih untuk ikut serta dalam pengembangan piranti lunak yang digunakan, maka script akan dijalankan secara otomatis setiap minggu untuk mengirimkan statistik kepada para pengembang distro Debian Etch. Sedangkan statistik yang dikumpulkan dapat dilihat di website http://popcon.debian.org.
Gambar : Registrasi Partisipasi Dalam Survey Penggunaan Paket
Setelah melalui proses diatas, maka kita akan dihadapkan pada menu utama instalasi Debian. Pada menu ini merupakan menu utama untuk memilih menu-menu sebelum atau selanjutnya pada proses instalasi yang sedang berlangsung. Dalam hal ini kita akan melanjutkan pada menu pemasangan boot loader pada hard disk.
Gambar : Menu Utama Instalasi Debian Etch
Tampilan menu pemasangan boot loader GRUB pada hard disk.
Gambar : Memasang Boot Loader GRUB Pada Hard Disk
Setelah memasang boot loader pada hard disk, maka proses instalasi selesai dan dilanjutkan dengan menjalankan ulang (reboot system).
Gambar : Instalasi Selesai
Setelah melalui tahapan diatas, proses instalasi Sistem Operasi Linux Debian Etch telah selesai. Selanjutnya anda dapat login dengan menggunakan user “root” dan password yang sudah anda tentukan sebelumnya tadi atau dengan menggunakan user biasa yang juga sudah dibuat pada proses instalasi diatas tadi. Selamat mencoba…!

Gambar : Tampilan Awal Instalasi Sistem Operasi Linux Debian Etch
Setelah memilih model penginstalan text, selanjutnya pemilihan bahasa yang digunakan selama proses penginstalan sistem operasi Debian Etch.

Gambar : Pemilihan Bahasa Untuk Proses Instalasi Awal
Setelah memilih bahasa yang akan digunakan selama proses penginstalan sistem operasi, selanjutnya menu pemilihan layout tombol keyboard yang akan digunakan pada sistem yang akan dipasang sistem operasi Linux Debian Etch.

Gambar : Pemilihan Layout Keyboard Yang Digunakan
Setelah selesai memilih layout tombol keyboard, langkah selanjutnya adalah memasukkan nama yang digunakan sebagai host untuk sistem yang akan dipasang. Dalam hal ini nama host yang diberi adalah admin.

Gambar : Pengisian Nama Host Pada Menu Konfigurasi Jaringan
Langkah selanjutnya adalah konfigurasi jaringan yang mana kita di minta untuk mengisikan nama domain yang akan digunakan pada sistem yang akan dipasang. Dalam hal ini domain yang digunakan adalah domain yang sesuai dengan nama domain yang anda punya. Adapun domain yang saya gunakan adalah ict-smklabor.org.

Gambar : Pengisian Nama Domain Pada Menu Konfigurasi Jaringan
Pada
langkah selanjutnya, masuk kepada menu partisi hard disk. Pada menu ini
kita akan diberikan beberapa pilihan bagaimana metode mempartisi hard
disk yang ada pada perangkat sistem. Dalam hal ini metode yang digunakan
dalam pemartisian adalah metode terpandu – gunakan seluruh harddisk.
Gambar : Metode Pemartisian Pada Menu Partisi Hard Disk
Sedangkan pada menu instalasi dibawah ini kita diminta untuk menentukan pola dari pembagian partisi hard disk.

Gambar : Pola Partisi Hardisk
Langkah selanjutnya adalah memilih zona waktu yang akan diterapkan pada sistem.
Gambar : Konfigurasi Zona Waktu
Setelah memilih zona waktu yang kita gunakan. Langkah selanjutnya adalah memberikan kata sandi untuk pengguna (superuser) yang tertinggi yaitu root.
Gambar : Menata Pengguna dan Kata Sandi
Langkah selanjutnya adalah pengisian nama lengkap dari pengguna baru. Hal ini ditujukan pada saat mengirim e-mail ataupun program lain yang akan menampilkan nama lengkap dari pengguna sistem.

Gambar : Nama Lengkap Pengguna Baru
Setelah memberikan nama lengkap yang akan digunakan untuk pengguna baru, langkah selanjutnya adalah proses pembuatan nama pengguna baru, dalam hal ini adalah user biasa dengan nama user ict-labor.
Gambar : Membuat Nama Akun Sebagai Pengguna Biasa
Langkah selanjutnya adalah memasukkan kata sandi yang akan digunakan untuk nama pengguna yang baru saja kita buat.
Gambar : Pengisian Kata Sandi Untuk Pengguna Biasa
Setelah menata pengguna dan kata sandi sebagai akses keamanan, langkah selanjutnya kita diberikan dua buah pilihan untuk memilih metode pembaharuan (update) data. Yang pertama dengan menggunakan sumber-sumber data yang ada pada CD bawaan dari distronya dan satu lagi dapat kita unduh dari sumber-sumber data yang ada di website penyedia sumber-sumber data tersebut. Dalam hal ini kita memilih menggunakan sumber-sumber data yang ada pada CD instalasi yang kita gunakan, karena untuk CD Linux Debian Etch sudah tersedia langsung CD updatenya.
Gambar : Konfigurasi Pengelola Paket
Pada tampilan berikut ini, kita ditawarkan untuk dapat berpartisipasi dalam pengembangan piranti lunak yang sedang kita gunakan. Jika ingin memilih untuk ikut serta dalam pengembangan piranti lunak yang digunakan, maka script akan dijalankan secara otomatis setiap minggu untuk mengirimkan statistik kepada para pengembang distro Debian Etch. Sedangkan statistik yang dikumpulkan dapat dilihat di website http://popcon.debian.org.
Gambar : Registrasi Partisipasi Dalam Survey Penggunaan Paket
Setelah melalui proses diatas, maka kita akan dihadapkan pada menu utama instalasi Debian. Pada menu ini merupakan menu utama untuk memilih menu-menu sebelum atau selanjutnya pada proses instalasi yang sedang berlangsung. Dalam hal ini kita akan melanjutkan pada menu pemasangan boot loader pada hard disk.
Gambar : Menu Utama Instalasi Debian Etch
Tampilan menu pemasangan boot loader GRUB pada hard disk.
Gambar : Memasang Boot Loader GRUB Pada Hard Disk
Setelah memasang boot loader pada hard disk, maka proses instalasi selesai dan dilanjutkan dengan menjalankan ulang (reboot system).
Gambar : Instalasi Selesai
Setelah melalui tahapan diatas, proses instalasi Sistem Operasi Linux Debian Etch telah selesai. Selanjutnya anda dapat login dengan menggunakan user “root” dan password yang sudah anda tentukan sebelumnya tadi atau dengan menggunakan user biasa yang juga sudah dibuat pada proses instalasi diatas tadi. Selamat mencoba…!
Sejarah komputer yang perlu untuk diketahui secara detail. Sejarah
perkembangan komputer berawal dari penemuan seorang yang bernama Charles
Babbage. Dia adalah seorang ilmuwan di dunia yang telah banyak
memberikan kontribusi bagi kehidupan manusia, terutama perkembangan
komputer.
Penemuan fenomenalnya yaitu Mesin penghitung (Difference Engine no.1) merupakan salah satu penemuan yang paling terkenal dalam sejarah perkembangan komputer dan merupakan kalkulator otomatis pertama sebagai cikal bakal kompuer. Penemuan tersebut menjadikan Charles Babbage sebagai penemu konpur dan dijuluki sebagai bapak komputer.
Berikut ini sejarah komputer dan perkembanganya:
1822: Charles Babbage mengemukakan idenya yaitu sebuah alat yang dapat membantu manusia dalam melakukan penghitungan pada tingkat kompleksitas yang tinggi dan rumit. Mesin buatanya yang belum selesai tersebut saat ini di musiumkan di Museum of Science London.
1937: Dr. John V Atanasoff dan Clifford Berry mulai membuat design komputer digital elektronis pertama. Mereka memberi nama mesin tersebut ABC (Atanasoff-Berry Computer). Kemampuan mesin ABC tersebut hanya sebatas menghitung tambah dan pengurangan.
1943: Pada Perang Dunia 2, Seorang ilmuwan Inggris yang bernama Alan Turing mendesain komputer elektronik yang dibuat khusus bagi tentara Inggris. Tujuan pembuatan komputer tersebut agar dapat digunakan untuk menembus kode pertahanan Jerman.
1944: Howard Hathaway Aiken (Amerika) membuat yang diberi nama Mark I. Merupakan sebuah komputer hitung digital pertama. Komputer tersebut memiliki luas 7,45 kaki x 50 kaki, dengan berat 35 ton. Mark I sudah dapat digunakan untuk menghitung probabilitas.
1945: Dr. John von Neumann menulis sebuah konsep penyimpanan data. Pada saat itu masih berupa ide.
1946: Dr. John W. Mauchly dan J. Presper Eckert, jr. membuat komputer skala besar yang pertama, nama komputer tersebut adalah ENIAC (Electronic Numerical Integrator And Computer). Dunia juga beranggapan kedua orang ini sebagai penemu komputer digital.

ENIAC komputer memiliki berat 30 ton, terdiri dari 18.000 lampu tabung (transistor ukuran besar), dengan lebar 30 kaki x 50 kaki, memakai tenaga 160.000 watt. Saat pertamakali dioperasikan Pertama seluruh jaringan listrik di wilayah Philadelphia mendadak mati.
ENIAC sedikit lebih maju dibandingkan Mark I yang hanya dapat menghitung. ENIAC tidak hanya memiliki kemampuan menghitung, tambah, kurang, kali, bagi, tapi juga dapat diprogram untuk melakukan proses sederhana.
1951: The U.S. Bureau of Cencus menginstalasi komputer komersial pertama yang bernama UNIVAC I (Universal Automatic Computer). UNIVAC I ini dikembangkan oleh Mauchly dan Eckert untuk Remington-Rand Corporation.
1947: William Shockley, John Bardeen, dan Walter Brattain merupakan penemu Transistor pertama di dunia. Semenjak ditemukanya transistor, ukuran komputer menjadi semakin kecil.

Penemuan fenomenalnya yaitu Mesin penghitung (Difference Engine no.1) merupakan salah satu penemuan yang paling terkenal dalam sejarah perkembangan komputer dan merupakan kalkulator otomatis pertama sebagai cikal bakal kompuer. Penemuan tersebut menjadikan Charles Babbage sebagai penemu konpur dan dijuluki sebagai bapak komputer.
Berikut ini sejarah komputer dan perkembanganya:
1822: Charles Babbage mengemukakan idenya yaitu sebuah alat yang dapat membantu manusia dalam melakukan penghitungan pada tingkat kompleksitas yang tinggi dan rumit. Mesin buatanya yang belum selesai tersebut saat ini di musiumkan di Museum of Science London.
1937: Dr. John V Atanasoff dan Clifford Berry mulai membuat design komputer digital elektronis pertama. Mereka memberi nama mesin tersebut ABC (Atanasoff-Berry Computer). Kemampuan mesin ABC tersebut hanya sebatas menghitung tambah dan pengurangan.
1943: Pada Perang Dunia 2, Seorang ilmuwan Inggris yang bernama Alan Turing mendesain komputer elektronik yang dibuat khusus bagi tentara Inggris. Tujuan pembuatan komputer tersebut agar dapat digunakan untuk menembus kode pertahanan Jerman.
1944: Howard Hathaway Aiken (Amerika) membuat yang diberi nama Mark I. Merupakan sebuah komputer hitung digital pertama. Komputer tersebut memiliki luas 7,45 kaki x 50 kaki, dengan berat 35 ton. Mark I sudah dapat digunakan untuk menghitung probabilitas.
1945: Dr. John von Neumann menulis sebuah konsep penyimpanan data. Pada saat itu masih berupa ide.
1946: Dr. John W. Mauchly dan J. Presper Eckert, jr. membuat komputer skala besar yang pertama, nama komputer tersebut adalah ENIAC (Electronic Numerical Integrator And Computer). Dunia juga beranggapan kedua orang ini sebagai penemu komputer digital.
ENIAC komputer memiliki berat 30 ton, terdiri dari 18.000 lampu tabung (transistor ukuran besar), dengan lebar 30 kaki x 50 kaki, memakai tenaga 160.000 watt. Saat pertamakali dioperasikan Pertama seluruh jaringan listrik di wilayah Philadelphia mendadak mati.
ENIAC sedikit lebih maju dibandingkan Mark I yang hanya dapat menghitung. ENIAC tidak hanya memiliki kemampuan menghitung, tambah, kurang, kali, bagi, tapi juga dapat diprogram untuk melakukan proses sederhana.
1951: The U.S. Bureau of Cencus menginstalasi komputer komersial pertama yang bernama UNIVAC I (Universal Automatic Computer). UNIVAC I ini dikembangkan oleh Mauchly dan Eckert untuk Remington-Rand Corporation.
1947: William Shockley, John Bardeen, dan Walter Brattain merupakan penemu Transistor pertama di dunia. Semenjak ditemukanya transistor, ukuran komputer menjadi semakin kecil.
Hallo, blogger kali ini saya akan membahas tentang harddisk. Simak dan baca ya,,,
Harddisk adalah sebuah perangkat/media penyimpanan yang terdiri dari susunan-susunan piringan secara array.
Komponen-komponen harddisk:
1. Platter : Piringan, biasanya dibuat dari alumunium yang dilapisi dengan bahan magenetik. Platter ini juga berfungsi untuk menghubungkan head.

2. Spindle : Adalah tempat meletakkan platter

3. Head : Adalah alat untuk membaca data pada permukaan pelat dan menyimpan informasi ke dalamnya.

4. Logic Board : Merupakan papan pengoperasian pada hardisk. Dimana pada logic Board terdapat Bios Hardisk sehingga hardisk pada saat dihubungkan ke Mother Board.

5. Ribbon Cable : Adalah alat penghubung antara Head dengan Logic Board.

6. IDE Conector : Adalah kabel penghubung antara hardisk dengan matherboard untuk mengirim
atau menerima data
.

7. Setting Jumper : Untuk menentukan kedudukan hardisk tersebut.

8. Power Conector : Adalah sumber arus yang langsung dari power supply.
9. Actual Axis : Adalah poros untuk menjadi pegangan agar Head dapat membaca sector dari hardisk.

TROUBLE SHOOTING HARDISK
1. Hang / Freeze pada computer Solusinya adalah dengan melakukan scaning pada hardisk guna mengetahui letak bad sector pada hardisk, kemudian potonglah sektor tersebut (range posisi bad sektor) dengan menggunakan Software Hardisk Tools yang ada pada Hiren's Boot CD.
2. Loading Screen yang lama Gejala ini dirasakan ketika pertama kali komputer dinyalakan, biasanya waktu yang diperlukan untuk dapat masuk ke desktop komputer sangat lama, memang kadang-kadang hal ini juga disebabkan oleh rusaknya file sistem akibat dari serangan virus komputer, tetapi apabila kita yakin komputer kita bersih dari virus maka sudah dapat dipastikan bahwa gejala yang timbul tersebut diakibatkan oleh rusaknya beberapa sector dari hardisk.
MACAM-MACAM PARTISI HARDISK
1. Pimary Partision Primary partition adalah partisi utama yang digunakan untuk menyimpan sistem operasi. Jumlah maximum dari primary partision adalah 4 partisi.
2. Extended Partision Dalam sebuah harddisk extended partition hanya mempunyai 1 extended primary. Di dalam extended partision dapat terdapat Logical Partision dan setiap partisi dapat di buat driver letter tersendiri.
3. Logical Partision Logical partition adalah partisi yang berada didalam extended partition, dan jumlahnya dapat lebih dari 4 partisi. Bahkan dalam sebuah Extended partition dapat dibuat lebih dari 347 logical partition.
CARA MEMFORMAT HARDISK
1. Format harddisk tanpa berisi operasi system:
- Buka windows explorer
- Pilih drive yang akan anda format bisa drive (C,D,E,dll).
- Lalu klik kanan format
- Setelah itu klik start dan biarkan proses setting yang sudah ada.
- Setelah selesai klik close.
2. Cara format harddisk berisi operasi system Jika ingin memformat harddisk tanpa berisi os hanya dengan cara instal ulang system operasi.
Sumber:
1. http://petikmakna.blogspot.com/2013/03/komponen-komponen-harddisk-komputer.html
2. http://www.kompinia.com/cara-format-harddisk/


